21
Agu
12

keputusan investasi

 

  1. 1.                  Latar Belakang

            Investasi adalah suatu komitmen atas sejumlah dana atau sumber daya lainnya yang dilakukan pada saat ini dengan tujuan memperoleh sejumlah keuntungan di masa mendatang. Kita berinvestasi karena ingin meningkatkan kesejahteraan. Kesejahteraan dalam hal ini adalah kesejahteraan moneter, baik untuk disaat ini maupun di masa datang dengan cara membeli suatu asset yang diharapkan di masa yang akan datang dapat dijual kembali dengan nilai yang lebih tinggi.

Secara garis besar ada dua jenis asset yang dapat digunakan sebagai sarana investasi yaitu:

1.   Real asset yaitu  investasi yang dilakukan dalam asset-asset yang berwujud nyata seperti: emas, real estate dan karya seni.

2.   Financial asset yaitu investasi yang dilakukan pada sektor-sektor financial, seperti: deposito, saham, obligasi, reksadana.

Berinvestasi di financial asset bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu langsung dan tidak langsung.  Langsung artinya investor membeli asset-asset keuangan perusahaan, tidak langsung membeli saham dari perusahaan investasi yang mempunyai portofolio asset-asset keuangan dari perusahaan lain.

Hal yang paling mendasar yang harus diketahui oleh seorang investor adalah adanya risiko yang selalu mengikuti return (trade off return and risk).  Adapun pengertian masing-masing adalah :

  1. Return atau disebut juga imbal hasil yaitu hasil yang diperoleh dari suatu investasi. Return ini dapat berupa return realisasi/ imbal hasil yang sudah terjadi atau return ekspektasi yang terjadi di masa mendatang. Return ini biasanya berupa bunga, capital gain dan dividen.
  2. Risk adalah peluang dari tidak tercapainya salah satu tujuan investasi karena adanya ketidakpastian dari waktu ke waktu.  Risiko ini ada 2 yaitu risiko sistematis (risiko pasar) dan risiko tidak sistematis (risiko yang timbul dari kebijakan perusahaan)

Antara Return dan Risk terdapat hubungan yang searah atau linier, artinya semakin besar risiko yang ditanggung semakin besar pula tingkat return yang diharapkan. Banyak metode yang digunakan untuk mengevaluasi proyek investasi, apakah layak untuk dilanjutkan atau tidak? Metode tersebut antara lain Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Profitability Index (PI) dan Payback Period. Metode yang paling banyak digunakan adalah metode payback period. Mengapa? karena metode ini mudah digunakan dan cara perhitungannya yang simpel dalam mengevaluasi kelayakan suatu proyek investasi.

Dalam hal ini, penulis akan mengidentifikasi investasi mana yang akan dipilih dengan modal uang sebesar Rp100.000.000,00 dari dua alternatif. Alternatif itu antara lain membeli mobil untuk disewakan atau berinvestasi ke bisnis waralaba dengan metode payback period dan internal rate of return (IRR)

 

2.         Pembahasan

            Berikut ini deskripsi dari masing-masing alternatif yang dipilih:

  1. Investasi mobil

Harga perolehan          : Rp100.000.000,00

Biaya sewa                  : Rp200.000,00/hari

Diasumsikan mobil itu dapat disewakan setiap hari dengan pendapatan pertahun sebesar Rp72.000.000 (Rp200.000×360) asumsikan saja pendapatan ini telah bersih setelah dikurangi biaya-biaya reparasi, bensin, perawatan, dan lain-lain sehingga perhitungan payback periodnya:

Tahun

Arus kas

Pengembalian investasi

Payback Period

1

Rp72.000.000

Rp72.000.000

1,00

2

Rp72.000.000

Rp28.000.000

0,39

payback period

1,39 Tahun

 

  1. Bisnis waralaba

Waralaba yang dipilih berasal dari dalam negeri, yaitu Bakmi Gila. Dengan investasi sebesar Rp 100.000.000,00 telah termasuk franchise fee selama 5 tahun,  peralatan dan perlengkapan, marketing tools, dan biaya training karyawan. Berikut perhitungan arus kas masuk berdasarkan asumsi:

Penjualan perbulan                  : Rp45.000.000,00

HPP                                         : Rp22.500.000,00

Laba Kotor                              :                                   Rp22.500.000,00

Gaji karyawan                         : Rp  5.000.000,00

Biaya utilitas                           : Rp  1.000.000,00

Sewa tempat                           : Rp  5.000.000,00

Biaya Operasional                   : Rp  1.000.000,00

Total Pengeluaran                   :                                   (Rp12.000.000,00)

Laba Bersih perbulan              :                                     Rp10.500.000,00

Laba bersih pertahun (x12)     :                                     Rp126.000.000,00

 

Sehingga perhitungan payback periodnya adalah:

= 0,79 tahun

 

Aliran kas pertahun= laba + penyusutan

= Rp126.000.000 + Rp10.000.000 (Rp100.000.000:10)

= Rp136.000.000

Bila bunga diketahui 10%

Metode Net Present Value = P +  +  + ….. +

= -120.000.000 +  +  + ……..

= Rp715.425.831,3

Dua investasi di atas terlihat sangat menguntungkan, namun perlu dilihat bahwa ada beberapa hal yang dapat menyebabkan pengembalian investasi ini tidak sesuai dengan yang diharapkan yaitu:

  1. Investasi mobil

–          Menyewakan mobil ke orang lain tentu akan banyak sekali resikonya, mulai dari resiko kehilangan berupa pencurian (mobil yang disewa tidak dikembalikan lagi), maupun resiko kecelakaan yang mungkin saja terjadi yang menyebabkan investasi yang kita tanamkan tidak dapat lagi kita nikmati.

–          Perhitungan untuk investasi mobil diasumsikan menerima arus kas setiap hari, padahal kenyataannya belum tentu setiap hari ada orang yang mau menyewa mobil. Terlebih usaha ini bukan merupakan usaha rental mobil besar yang belum dikenal banyak orang.

–          Biaya reparasi dan perawatan mobil tergolong tinggi, belum termasuk biaya pajak kendaraan.

 

  1. Bisnis waralaba

–          Menanamkan investasi pada waralaba yang belum terlalu terkenal namanya memiliki resiko yang cukup tinggi. Masyarakat yang menjadi pangsa pasar tentu belum memiliki kepercayaan yang besar kepada waralaba tersebut yang menyebabkan omzet tidak sesuai dengan yang diperkirakan.

–          Pelaku bisnis waralaba dituntut cermat dalam mengantisipasi resiko hukum dan reputasi dan benar-benar memahami isi perjanjian kontrak agar tidak terjadi perselisihan di kemudian hari.

  1. 3.                  Kesimpulan

Dari mempelajari kedua alternatif di atas maka penulis lebih memilih investasi pada bisnis waralaba. Hal ini dikarenakan selain payback period nya lebih cepat daripada berinvestasi untuk rental mobil (payback period waralaba 0.79 tahun sedangkan payback period investasi sewa mobil 1,39 tahun) selain itu dengan metode net present value, membuka bisnis waralaba akan menghasilkan kas sebesar Rp Rp715.425.831,3. Resiko  untuk berinvestasi di bisnis waralaba lebih kecil jika dibandingkan dengan investasi untuk rental mobil.

Misalnya, dengan menyewakan mobil resiko terbesarnya adalah pencurian yang belakangan ini sangat marak terjadi. Hal ini sangat merugikan kita sebagai investor. Meskipun kerugian dapat dialihkan ke perusahaan asuransi, namun ini akan menambah biaya yang dikeluarkan untuk membayar premi asuransi tersebut. Hal ini tentunya akan lebih memperlama payback period yang tentunya tidak disukai oleh investor.

Sedangkan untuk resiko bisnis waralaba berupa belum munculnya kepercayaan masyarakat akan bisnis waralaba kita yang belum terkenal dapat diatasi dengan trik promosi yang jitu serta pelayanan dan kualitas yang baik dari usaha waralaba yang kita miliki. Dengan pelayanan, kualitas, dan promosi yang kita lakukan dengan baik maka bisnis kita akan mudah dikenal oleh masyarakat. Yang tentunya bukan hal yang mustahil dapat memperbesar omzet yang kita perkirakan sebelumnya. Namun tentu saja sebelumnya kita sebagai investor tetap harus jeli dalam membaca kontrak waralaba agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dikemudian hari.


0 Responses to “keputusan investasi”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Maho’s File

Maho

Mahonak namaku, Mohak sifatku, Maho nama panggilanku... tapi aku bukan makhluk homo

MikaMika calendar

Agustus 2012
S S R K J S M
« Jul   Okt »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Twitter Maho

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.


%d blogger menyukai ini: