21
Agu
12

pajak daerah

PAJAK DAERAH

2.11.Dasar Hukum Pajak Daerah

Dasar hukum pemungutan pajak daerah adalah undang – undang no. 18 tahun 1997, Undang-undang pajak daerah telah diganti sebanyak dua kali. Yang pertama pada tahun 2000 dan yang ke dua pada tahun 2009. Pada tanggal 18 Agustus 2009, Rancangan Undang-undang Pajak Daerah menjadi Undang-undang, sebagai pengganti dari Undang-undang Nomor 18 Tahun 1997 dan Undang-undang Nomor 34 Tahun 2000 telah disetujui dan disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

 

2.12.Pengertian Pajak Daerah

Pajak daerah,yang selanjutnya disebut pajak adalah iuran wajib yg dilakukan oleh orang pribadi atau badan kepada daerah tanpa imbalan langsung yang seimbang, yang dapat dipaksakan berdasarkan peraturan perundang- undangan yang berlaku ,yang digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pembangunan daerah

Menurut Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2009 :

Pajak Daerah adalah kontribusi wajib kepada daerah yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang – Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan daerah bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Pengertian yang berhubungan dengan pajak daerah:

  • Daerah otonom, selanjutnya di sebut daerah, adalah kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas daerah tertentu berwenang mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakasa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam ikatan negara kesatuan republik indonesia.
  • Badan , adalah sekumpulan orang dan/atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupunyang tidak melakukan usaha yang meliputi perseroan terbatas, perseroan komanditer, perseroan lainya, badan usaha milik negara atau daerah dengan nama dan dalam bentuk apapun,firma,kongsi,koperasi,dan dana pensiun, persekutuan,perkumpulan, yayasan, organisasi massa, organisasi sosial politik, atau organisasi yang sejenis, lembaga, bentuk usaha tetap, dan bentuk badan lainya.
  • Subjek pajak adalah orang pribadi atau badan yang dapat dikenakan pajak daerah.
  • Wajib pajak, adalah orang pribadi atau badan yang menurut ketentuan peraturan perundang – undangan perpajakan daerah diwajibkan untuk melakukan pembayaran pajak yang terutang, termasuk pemungut atau pemotong pajak tertentu.

 

 

 

 

2.13.Sistem Pemungutan Pajak Daerah

Pemungutan pajak daerah saat ini menggunakan tiga sistem pemungutan pajak, sebagaimana tertera di bawah ini :

  1. Dibayar sendiri oleh wajib pajak. Sistem ini merupakan perwujudan dari sistem self assissment, yaitu sistem pengenaan pajak yang memberi kepercayaan kepada wajib pajak, untuk menghitung, memperhitungkan, membayar dan melaporkan sendiri pajak yang terutang dengan menggunakan SPTPD.
  2. Ditetapkan oleh kepala daerah. Sistem ini merupakan perwujudan dari sistem official assissment, yaitu sistem pengenaan pajak yang di bayar oleh wajib pajak setelah terlebih dahulu ditetapkan oleh kepala daerah atau pejabat yang ditunjuk melalui surat ketetapan pajak daerah atau dokumen lain yang dipersamakan.
  3. Dipungut oleh pemungut pajak. Sistem ini merupakan perwujud dari sistem witholding, yaitu sistem pengenaan pajak yang dipungut oleh pemungut pajak pada sumbernya, antara lain perusahaan listrik negara (PLN) yang telah ditetapkan berdasarkan peraturan pemerintah nomor 65 tahun 2001 tentang pajak daerah, sebagai pemungut pajak penerangan jalan atas pengenaan tenaga listrik yang disediakan oleh PLN.

 2.14. Jenis dan Objek Pajak Daerah

Pajak daerah dibagi menjadi 2 bagian ,yaitu :

1. pajak provinsi terdiri dari :

a. Pajak kendaraan bermotor dan kendaraan diatas air

b. bea balik nama kendaraan bermotor dan kendaraan di atas air

c. pajak bahan bakar kendaraan bermotor

d. Pajak pengambilan dan pemanfaatan air baeah tanah dan air permukaan

e. Pajak Rokok

 

2. pajak kabupaten atau kota, terdiri dari :

a. pajak hotel

b. pajak restoran

c. pajak hiburan

d. pajak reklame

e. pajak penerangan jalan

f. pajak pengambilan bahan galian golongan c

g. pajak parkir

h. pajak air tanah

i. pajak sarang burung walet

    

2.16.TARIF PAJAK

Tarif jenis pajak sebagaiman disebutkan di atas ditetapkan paling tinggi sebesar:

  1. Pajak kendaraan bermotor dan kendaraan diatas air di naikkan menjadi 5%
  2.  Bea balik nama kendaraan bermotor dan kendaraan di atas air di naikkan menjadi 20 %
  3. Pajak bahan bakar kendaraan bermotor di naikkan menjadi 10 %
  4. Pajak pengambilan dan pemanfaatan air bawah tanah dan air permukaaan sebesar 20 %
  5. Pajak hotel sebesar 10 %
  6. Pajak restoran 10%
  7. Pajak hiburan sebesar 35%
  8. Pajak reklame sebesar 25 %
  9. Pajak penerangan jalan 10 %
  10. Pajak pengambilan bahan galian golongan c dinaikkan menjadi 30%
  11. Pajak parkir di naikkan menjadi 30%
  12. Pajak Rokok sebesar 10 s/d 15 %
  13. Pajak Sarang burung walet sebesar 10 %
  14. Pajak BPHTB sebesar 5 %

 

Retribusi Daerah

 

2.17.Pengertian Retribusi Daerah

Pungutan daerah sebagai  pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan/atau diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk kepentingan orang pribadi atau badan.

 

2.18.Objek Retribusi Daerah

Objek Retribusi Daerah terdiri dari :

  1. Jasa umum, yaitu jasa yang disediakan atau diberikan oleh pemerintah daerah untuk tujuan kepentingan dan pemanfaatan umum serta dapat dinikmati oleh orang pribadi atau badan.
  2. Jasa usaha, yaitu pelayanan yang disediakan oleh pemerintah daerah, dengan menganut prinsip – prinsip komersial.
  3. Perizinan tertentu, yaitu kegiatan tertentu pemerintah daerah dalam rangka pemberian izin kepada orang pribadi atau badan yang dimaksudkan untuk pembinaan, pengaturan, pengendalian dan pengawasan atas kegiatan, pemanfaatan ruang, penggunaaan sumber daya alam, barang, prasarana, sarana atau fasilitas tertentu guna melindungi kepentingan umum dan menjaga kelestarian lingkungan.

 

2.19.Subjek Retribusi Daerah

Subjek Retribusi Daerah sebagai berikut :

  1. Retribusi Jasa Umum adalah orang pribadi atau badan yang menggunakan/menikmati pelayanan jasa umum yang bersangkutan.
  2. Retribusi jasa Usaha adalah orang pribadi atau badan yang menggunakan/menikmati pelayanan jasa usaha yang bersangkutan.
  3. Retribusi Perizinan Daerah adalah orang pribadi atau badan yang memperoleh izin tertentu dari pemerintah daerah.

 

2.20.Jenis Retribusi Daerah

Jenis retribusi daerah dibagi menjadi 3 golongan,yaitu :

  1. Retribusi Jasa Umum
    1. Retribusi Pelayanan Kesehatan
    2. Retribusi Pelayanan Kesampahan/kebersihan
    3. Retribusi penggantian biaya cetak kartu tanda penduduk dan akta catatan sipil
    4. Retribusi pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat
    5. Retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum
    6. Retribusi pelayanan pasar
    7. Retribusi pengujian Kendaraan Bermotor
    8. Retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran
    9. Retribusi penggantian biaya cetak peta
    10. Retribusi Pengujian kapal perikanan

 

  1. Retribusi Jasa Usaha
    1. Retribusi pemakaian kekayaan daerah
    2. Retribusi Pasar Grosir dan/atau Pertokoan
    3. Retribusi Tempat pelelangan
    4. Retribusi Terminal
    5. Retribusi Tempat Khusus Parkir
    6. Retribusi tempat penginapan/Pesanggrahan/Villa
    7. Retribusi penyedotan kakus
    8. Retribusi Rumah Potong Hewan
    9. Retribusi Pelayanan Pelabuhan Kapal
    10. Retribusi Rekreasi dan olahraga
    11. Retribusi penyebrangan di atas air
    12. Retribusi pengolahan Limbah Cair
    13. Retribusi penjualan Produksi Daerah

 

  1. Retribusi  Perizinan Tertentu
    1. Retribusi Izin Mendirikan Bangunan
    2. Retribusi Tempat Penjualan Minuman Beralkohol
    3. Retribusi Izin Gangguan
    4. Retribusi Izin Trayek.

 


0 Responses to “pajak daerah”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Maho’s File

Maho

Mahonak namaku, Mohak sifatku, Maho nama panggilanku... tapi aku bukan makhluk homo

MikaMika calendar

Agustus 2012
S S R K J S M
« Jul   Okt »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Twitter Maho

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.


%d blogger menyukai ini: